Goldstein56workman's website

Our website

01
Ma
Belajar Menganalisa Prediksi di Dalam Pertandingan Bola
01.05.2018 04:37


Saat menonton pertentangan sepakbola dalam layar muka kita kerap disajikan kampanye tebak skor yang dilakukan para spesialis. Walau menarik, saya tidak percaya tumbuk skor adalah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau setimpal untuk fun and games bolehlah, namun tentu tidak perlu dianggap serius karena tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Tidak sama dengan menetak siapa kru yang mau menang -- atau kalau pertandingan dengan berakhir dengan seri. Menetak seperti itu lumrah saja dilakukan, walau saat akhirnya globe itu melingkar sehingga pemenang pun sering kali salah diprediksi. Mengapa? Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini beta akan dukung beberapa trik membuat perkiraan yang jitu. Bukan berguna saya saja benar dalam memprediksi satu buah pertandingan. Pasti lah tidak, walau dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) beta memiliki rekor kebenaran antisipasi yang pas tinggi: pada umumnya 3 mulai 4 perkiraan saya pantas kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, saya memprediksi bakal terjadi All German final di Perkongsian Champions. Dalam final, tergolong di depan ribuan warga Surabaya yang memenuhi sebuah programa nonton bareng, saya memprediksi Bayern Munich akan menundukkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kemenangan. Sebelum itu saya pula meyakini bahwa Atletico Madrid akan menjuarai Copa Del Rey. Final, saya mencari Belanda dengan mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin abdi tekankan di sini adalah; perkiraan bisa benar bisa melenceng, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus memiliki dasar pikiran atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sah maka sisi keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap selalu tidak siap diprediksi secara 100%, lagi pula prediksi mengenai skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi naik tajam.

Saya ajak Anda untuk menyelidik beberapa perkiraan terakhir abdi guna menjabarkan beberapa pijakan penting yang saya yakin akan bermanfaat bagi Kamu saat mengira memprediksi festival.

Di antara prediksi yang hamba sebut pada atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali hal mistar tiang Atletico]. Walau demikian tersedia logika dalam belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh lebih berkualitas. Tumpuan masa menyatakan ketidakrukunan tokoh Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Daripada media ganjil saya menerima kabar kalau Ronaldo & Mourinho pula tidak sesuai (berita menyerempet hal tersebut baru menongol di Nusantara beberapa ruang lalu). Guna pelatih saya paham sah arti kesyahduan tim dalam dan pada luar lapangan dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang padahal on fire, yang menciptakan saya berani memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips dugaan 1: Pertimbangkan suasana di tim, terutama saat satu buah turnamen berlangsung di mana pemain pantas terus bersama tanpa dapat menghindari rekan-rekannya.

Tip perkiraan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Situs Judi online Saat turnamen berlangsung atau saat pertentangan cup, kemonceran striker amat menentukan. Ketika pertandingan permufakatan kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta seluruh elemen kru lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menentukan, walau kurnia keseluruhan menjimbit juga mesti dipertimbangkan.

Saat memprediksi kemajuan Belanda 3-0 atas Nusantara saya melawan hati nurani. Berdasar pada subjektif abdi membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat menggunakan kacamata bercap objektivitas, kalian semua tentu setuju jika Belanda tersendiri di buat Indonesia. Dan lalu mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih mendorong? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat sedangkan Indonesia akan bermain melimpah gairah, jadi akan bisa mereduksi perbedaan kualitas. Menjadi, skor sedikit atau luas bisa sekadar diprediksi dengan sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips perkiraan 3: Hindari membela satu buah tim saat membuat prediksi. Kita piawai selalu berjanji tim kesayangan kita menang, tapi saat membuat perkiraan tentu mantik harus diutamakan di bagi fanatisme hati.

Saya tersenyum saat membaca di 1 buah media sekiranya tentang persamaan-persamaan final Persatuan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir bengawan. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kemajuan Dortmund bertolak pada fakta-fakta ini. Mereka terbalik bahwa fakta-fakta tersebut menarik dan memang benar adanya, namun tidak memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah keaslian dengan keaslian yang lain adalah salah satu contoh dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan gesit menjadi ruang membuat 1 buah prediksi pertentangan.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan rumpang Dortmund vs Bayern pun dimunculkan muncul bertahun-tahun ke belakang. Karena ilmu sejarah statistik Dortmund memang mulia saat mengikuti Bayern, tidak sedikit yang kemudian menilai BVB akan siap mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Sesuatu ini menumpurkan. Mengapa? Karena statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik prolog musim pun tidak bisa dengan sama sekali menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim sejak pertemuan belakang perlu dipertimbangkan.

Tips bayangan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan sempang kedua kru yang paling dekat secara saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini pula.

Karena perkiraan saya sering saya munculkan di twitter (@coachtimo), penuh pihak memeras saya meneroka berbagai pertandingan lainnya. Rutin saya abaikan atau abdi tolak beserta alasan tenang paham menyerempet kekuatan kedua tim. Alasan saya tersebut senafas dengan tips antisipasi berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat perkiraan tanpa dilatar belakangi keterangan dan pesiaran yang cantik mengenai menjimbit atau persatuan tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari membuat prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kita mustahil jadi pakar mengenai semua perhubungan yang siap. Akui saja.

Tips antisipasi 7: Kalian juga gak seharusnya memprediksi setiap sayembara. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjimbit menurut Anda 50-50. Kalau sudah amat tahan bangun, hindari memaksakan diri membuat prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan perkiraan anda mau meningkat.

Sedang banyak suara miring lainnya yang bisa serta patut diterapkan dalam menciptakan sebuah antisipasi yang berkelas. Karena keterbatasan tempat abdi berhenti sampai di sini dulu.

Ingat: satu prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi tersebut. Sebuah dugaan yang terhormat, baik sah maupun lengah, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!