Goldstein56workman's website

Our website

24
Se
Panduan Menganalisa Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola
24.09.2017 00:53


Tatkala menonton perbandingan sepakbola pada layar kristal kita sering disajikan kelakuan tebak skor yang dilakukan para empu. Walau memikat, saya tidak percaya tumbuk skor ialah sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau setimpal untuk fun and games bolehlah, namun demikian tentu tidak perlu dianggap serius karena tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Luar biasa dengan menebas siapa kru yang mau menang -- atau kalau pertandingan akan berakhir beserta seri. Menetak seperti itu reguler saja dilakukan, walau saat akhirnya globe itu luncai sehingga pemenang pun kerap kali khilaf diprediksi. Mengapa? Karena terdapat tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini saya akan bagikan beberapa tips membuat perkiraan yang jitu. Bukan berarti saya saja benar pada memprediksi 1 buah pertandingan. Tentu saja tidak, meski pun dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) saya memiliki rekor kebenaran perkiraan yang semua tinggi: pukul rata 3 dari 4 antisipasi saya serasi kenyataan.

Dua bulan pra terjadi, hamba memprediksi hendak terjadi All German final di Permufakatan Champions. Pada final, termasuk di depan beribu-ribu warga Surabaya yang tumpah sebuah kegiatan nonton membarengkan, saya meneka Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kemajuan. Sebelum itu saya pun meyakini bahwa Atletico Madrid akan merebut Copa Del Rey. Terakhir, saya mencari Belanda mau mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin abdi tekankan di sini adalah; bayangan bisa resmi bisa lengah, tapi yang penting satu buah prediksi total harus mempunyai dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang betul maka tempat keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap aja tidak dapat diprediksi dengan 100%, makin prediksi hal skor selesai. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi meningkat tajam.

Abdi ajak Dikau untuk mengkritik beberapa dugaan terakhir saya guna menerangkan beberapa sendi penting yang saya serius akan produktif bagi Anda saat mengira memprediksi pertentangan.

Di antara antisipasi yang abdi sebut di atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar tiang Atletico]. Meski pun demikian terdapat logika dalam belakang prediksi tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh kian berkualitas. Media masa mengutuskan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Atas media langka saya memperoleh kabar kalau Ronaldo serta Mourinho juga tidak akur (berita menyerempet hal ini baru tampak di Indonesia beberapa zaman lalu). Sebagai pelatih aku paham sahih arti keragaman tim di dalam dan dalam luar lapangan dan dampaknya bagi prestasi tim. Hal ini disematkan faktor Falcao yang lumayan on fire, yang menghasilkan saya degil memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips perkiraan 1: Pertimbangkan suasana di tim, bahkan saat 1 buah turnamen berlangsung di mana pemain harus terus molek tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Tip dugaan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat perbandingan cup, kemonceran striker demi menentukan. Saat pertandingan permufakatan kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen menyunggi lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menentukan, walau daya keseluruhan menjimbit juga kudu dipertimbangkan.

Saat memprediksi kemenangan Belanda 3-0 atas Nusantara saya melawan hati nurani. Dengan subjektif abdi membela Indonesia tentunya. Tapi, saat mengenakan kacamata bertato objektivitas, aku semua pasti setuju jika Belanda suntuk di buat Indonesia. Kemudian mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mencolok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat tetapi Indonesia bakal bermain melimpah gairah, jadi akan siap mereduksi pertikaian kualitas. Oleh sebab itu, skor tipis atau luas bisa aja diprediksi secara sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips antisipasi 3: Hindari membela sebuah tim ketika membuat bayangan. Kita larat selalu berpikir tim tali jiwa kita unggul, tapi tatkala membuat perkiraan tentu logika harus diutamakan di atas fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat menafsirkan di 1 buah media tanda tentang persamaan-persamaan final Perhubungan Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi wijaya terakhir periode. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kemenangan Dortmund menurut fakta-fakta itu. Mereka terbalik bahwa fakta-fakta tersebut mempesona dan benar-benar benar adanya, namun gak memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan pucuk Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan kelurusan hati yang lain adalah salah satu contoh dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan pantas menjadi lingkungan membuat satu buah prediksi sayembara.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern juga dimunculkan terlintas bertahun-tahun ke belakang. Karena cerita statistik Dortmund memang semarak saat menggulung Bayern, banyak yang lalu menilai BVB akan mampu mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Sesuatu ini jahat. Mengapa? Situs Judi online Karena statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik mula musim pun tidak dapat dengan begitu saja menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim semenjak pertemuan belakang perlu dipertimbangkan.

Tips prediksi 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan renggangan kedua tim yang paling dekat beserta saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini selalu.

Karena prediksi saya kerap saya munculkan di twitter (@coachtimo), penuh pihak meminta saya meneka berbagai pertentangan lainnya. Kebanyakan saya abaikan atau saya tolak secara alasan luka paham hal kekuatan ke-2 tim. Dalil saya ini senafas beserta tips prediksi berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi keterangan dan warta yang indah mengenai tim atau liga tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari menciptakan prediksi tentang MU vs Chelsea. Kalian mustahil menjadi pakar mengenai semua perhubungan yang siap. Akui saja.

Tips dugaan 7: Aku juga bukan seharusnya menenung setiap sayembara. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menyunggi menurut Dikau 50-50. Kalau sudah demi tahan pribadi, hindari mendesak diri membuat prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan dugaan anda hendak meningkat.

Sedang banyak proporsi lainnya yang bisa serta patut dipakai dalam menghasilkan sebuah prediksi yang berkelas. Karena keterbatasan tempat hamba berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh kesahan prediksi ini. Sebuah prediksi yang terhormat, baik benar maupun melenceng, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!