Goldstein56workman's website

Our website

01
Ma
Tutorial Menganalisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola
01.05.2018 03:43


Ketika menonton pertentangan sepakbola dalam layar muka kita sering disajikan aktivitas tebak skor yang dikerjakan para ahli. Walau memukau, saya tidak percaya tebak skor ialah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, namun demikian tentu gak perlu dianggap serius sebab tidak ada pokok logika yang cukup untuk menebak skor akhir 1 buah pertandingan.

Bertentangan dengan memenggal siapa kru yang dengan menang -- atau jika pertandingan hendak berakhir secara seri. Mereka seperti itu natural saja dijalani, walau di akhirnya bola itu melingkar sehingga pemimpin pun kadang kala kali salah diprediksi. Kenapa? Judi Online Terpercaya Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini beta akan sebarkan beberapa tips membuat dugaan yang ketat. Bukan menandakan saya selamanya benar dalam memprediksi satu buah pertandingan. Tentu saja tidak, meski pun dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) abdi memiliki rekor kebenaran bayangan yang sedang tinggi: rata-rata 3 atas 4 antisipasi saya cocok kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, saya memprediksi dengan terjadi All German kesimpulan di Liga Champions. Di final, tergolong di depan ribuan warga Surabaya yang tumpah sebuah programa nonton menyerentakkan, saya meneroka Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kemenangan. Sebelum itu saya pun meyakini kalau Atletico Madrid akan merebut Copa Del Rey. Belakang, saya mengempik Belanda bakal mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin hamba tekankan di sini adalah; prediksi bisa resmi bisa lengah, tapi yang penting sebuah prediksi total harus punya dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka tempat keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak bisa diprediksi berdasar pada 100%, bahkan prediksi menyerempet skor pucuk. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi meningkat tajam.

Saya ajak Dikau untuk menelaah beberapa dugaan terakhir abdi guna menerangkan beberapa kepercayaan penting yang saya yakin akan bernilai bagi Kamu saat mengetes memprediksi festival.

Di antara dugaan yang hamba sebut di atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar gawang Atletico]. Meski pun demikian terdapat logika dalam belakang prediksi tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Perangkat masa memberitakan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Mulai media asing saya mendapat kabar bahwa Ronaldo & Mourinho juga tidak akur (berita mengenai hal tersebut baru merembes di Indonesia beberapa saat lalu). Sebagai pelatih abdi paham sah arti kesentosaan tim dalam dan pada luar vak dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang padahal on fire, yang memproduksi saya berani memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips perkiraan 1: Pertimbangkan suasana di tim, terutama saat satu buah turnamen berlangsung di mana pemain harus terus molek tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat sayembara cup, kemonceran striker demikian menentukan. Ketika pertandingan persatuan kualitas poin panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segenap elemen kru lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau keuletan keseluruhan menyunggi juga kudu dipertimbangkan.

Saat memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Nusantara saya menentang hati nurani. Berdasar pada subjektif abdi membela Indonesia tentunya. Akan tetapi, saat menggunakan kacamata dinamakan objektivitas, kalian semua tentu setuju kalau Belanda suntuk di bagi Indonesia. Lalu mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih mencolok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia mau bermain sesak gairah, maka itu akan sanggup mereduksi perselisihan kualitas. Maka, skor sedikit atau besar bisa saja diprediksi secara sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips perkiraan 3: Hindari membela 1 buah tim ketika membuat prediksi. Kita boleh selalu berhajat tim tali jiwa kita unggul, tapi tatkala membuat bayangan tentu pikiran harus diutamakan di atas fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat mengatakan di sebuah media tanda tentang persamaan-persamaan final Liga Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi juara terakhir kali. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kontrol Dortmund menurut fakta-fakta ini. Mereka lupa bahwa fakta-fakta tersebut memikat dan benar2 benar adanya, namun tidak memiliki kolerasi apapun secara pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fakta dengan kelurusan hati yang lain adalah salah satu rupa dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terperosok para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan gesit menjadi ruang membuat satu prediksi perbandingan.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan renggangan Dortmund vs Bayern pun dimunculkan hingga bertahun-tahun kincit. Karena histori statistik Dortmund memang semarak saat melawan Bayern, banyak yang kemudian menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Sesuatu ini menumpurkan. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik dahulu musim pun tidak bisa dengan begitu saja menjadi tolok ukur. Perkembangan ke-2 tim semenjak pertemuan ujung perlu dipertimbangkan.

Tips perkiraan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan renggangan kedua menjulang yang paling dekat beserta saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini aja.

Karena prediksi saya acap saya munculkan di twitter (@coachtimo), tidak sedikit pihak meminta saya menenung berbagai perbandingan lainnya. Lazimnya saya abaikan atau hamba tolak beserta alasan luka paham menyerempet kekuatan kedua tim. Dalil saya berikut senafas secara tips bayangan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat prediksi tanpa dilatar belakangi keterangan dan saran yang bagus mengenai kru atau perhubungan tersebut. Lamun bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari memproduksi prediksi mengenai MU vs Chelsea. Aku mustahil menjadi pakar tentang semua perhubungan yang terselip. Akui selalu.

Tips bayangan 7: Kalian juga bukan seharusnya menjangka setiap festival. Ada waktunya pertandingan luar biasa sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjimbit menurut Kamu 50-50. Jika sudah begitu tahan ada, hindari memaksakan diri menghasilkan prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan dugaan anda hendak meningkat.

Sedang banyak proporsi lainnya yang bisa dan patut diterapkan dalam menghasilkan sebuah perkiraan yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat abdi berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh realitas prediksi itu. Sebuah perkiraan yang berkelas, baik resmi maupun melenceng, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Make your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!